Categories
Bisnis

Membangun kesehatan dengan bermain trampolin

Trampolin adalah alat yang biasa digunakan anak-anak maupun orang dewasa untuk bermain lompat-lompatan. Alasnya terbuat dari pegas yang lihat dan lentur sehingga disaat dibikin sebagai pijakan selagi melompat, orang dapat kembali melenting ke atas. Di balik serunya bermain trampolin, ternyata alat ini terhitung dapat menunjang membangun kesehatan.

trampolin

Sebuah riset yang ditunaikan oleh American Council on Exercise mengungkap bahwa trampolin dapat menunjang orang untuk membakar sampai 11 kalori per menit.

“Riset ini mengatakan bahwa alat kebugaran trampolin dapat menunjang pelatihan yang efisien untuk meningkatkan ketahanan dan membakar kalori lebih banyak. Kami terhitung lihat para peserta penelitian melakukannya bersama dengan lebih mudah,” ujar Dr. Cedric Brant dari ACE layaknya dikutip dari Yahoo!.

Untuk melakukan penelitian ini para ilmuwan merekrut 24 mahasiswa yang sehat dan aktif. Data detak jantung dan tingkat penyerapan oksigen mereka direkam selagi berlari di atas treadmill sebelum saat eksperimen memakai trampolin dilakukan.

Kemudian para mahasiswa ini menjalani pelatihan lompat-lompatan selama 19 menit sebelum saat detak jantung dan tingkat penyerapan oksigen mereka direkam kembali. Setiap lima menit mereka diwajibkan melaporkan bagaimana perasaan mereka pada pelatihan memakai trampolin ini.

Hasilnya ternyata para lelaki membakar 11 kalori per menit tetapi perempuan membakar 8,3 kalori per menit selagi berlatih memakai trampolin. Jumlah kalori yang terbakar itu setara bersama dengan lari bersama dengan kecepatan 9,5 km per jam atau bermain sepakbola atau basket.

Detak jantung para peserta penelitian pun terekam serupa layaknya disaat mereka berlari atau bersepeda. Artinya, bermain trampolin serupa bersama dengan latihan fisik yang menengah sampai keras. Namun pelatihan memakai trampolin yang mengasyikkan tidak seberat pelatihan lainnya.

“Pelatihan memakai trampolin adalah wujud yang unik dari latihan kebugaran dan para peserta mulai nyaman bersama dengan terlalu cepat,” ujar Bryant.

“Kita tidak boleh remehkan segi kesenangan selagi berlatih trampolin. Ini dapat jadi kunci untuk pelatihan jangka panjang dan menunjang orang menjaga hidup sehat didalam selagi yang lama,” tambah Bryant.

Selain itu trampolin terhitung lebih nyaman untuk persendian dibandingkan berlari. Salah satu segi jelek lari, menurut para ahli, adalah dapat membawa dampak cedera tulang da sendi. Sementara itu trampolin dapat menunjang menyerap getaran yang dirasakan oleh tulang dan sendi selagi kaki mendarat di papan pegas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *